Sunday, November 29, 2020
Pasang Iklan disini ....

MRT Jakarta Fase II Dikebut, Begini Perbedaan dengan Fase I

Salah satu perbedaan jalur bawah tanah MRT Jakarta Fase I dan MRT Jakarta Fase II adalah jalur yang melewati kawasan Sawah Besar dan Mangga Besar. Terowongan di area ini akan dibangun bertingkat karena terbatasnya area. Nantinya kedua stasiun di kawasan tersebut akan terdiri dari empat lantai.

PropertiTerkini.com (Jakarta) – Beroperasinya moda transportasi massal modern Ibu Kota, MRT Jakarta Fase I menuai respons positif dari warga Jakarta dan sekitarnya. PT MRT Jakarta mencatat, sejak beroperasi untuk umum 24 Maret 2019 hingga akhir September 2019, penumpang MRT Jakarta mencapai 14 juta lebih. Ini artinya rata-rata jumlah penumpang MRT Jakarta dalam sehari mencapai lebih dari 82 ribu orang per hari.

Baca Juga: Penumpang MRT Jakarta Mencapai 14 Juta Lebih

Lantas bagaimana dengan MRT Jakarta Fase II?

Hingga kini, PT MRT Jakarta terus kebut pengerjaan fase kedua untuk koridor Utara-Selatan, yakni dari Bundaran Hotel Indonesia hingga Kota.

Hingga akhir September 2019 lalu, pembangunan Diaphragm Wall (D-Wall) sebagai bagian dari pembangunan Gardu Induk (recipient substation) Monas telah selesai dilakukan.

Selanjutnya, pengadaan dan pembangunan akan terus dikebut hingga target penyelesaian pada akhir 2024 dan target operasional kuartal pertama 2025 dapat tercapai.

Dari infografik yang disampaikan oleh PT MRT Jakarta tersebut di atas, dijelaskan bahwa panjang jalur utama sekitar 5,8 kilometer dengan tujuh stasiun bawah tanah akan melewati kawasan Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, hingga Kota.

Baca Juga: Properti Jakarta Selatan: Transportasi Massal Bikin Bagus

Penetapan jalur ini berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 1728 Tahun 2018 tentang Penetapan Lokasi untuk Pembangunan Jalur MRT koridor BHI-Kota. Jarak antarstasiun tersebut bervariasi, mulai dari 0,6 kilometer hingga satu kilometer. Kedalaman stasiun pun berbeda, mulai dari 17 meter hingga 36 meter.

Salah satu perbedaan jalur bawah tanah MRT Jakarta Fase I dan MRT Jakarta Fase II adalah jalur yang melewati kawasan Sawah Besar dan Mangga Besar. Terowongan di area ini akan dibangun bertingkat karena terbatasnya area di kawasan Jalan Gajah Mada—Hayam Wuruk tersebut (terdapat Kali Batang Hari/anak Kali Ciliwung) sehingga pembangunan terowongan bertingkat juga membuat kedua stasiun di kawasan tersebut akan terdiri dari empat lantai.

Baca Juga: Kawasan Cipayung, Sunrise Property di Jakarta Timur

Sistem persinyalan yang digunakan serupa dengan fase I, yaitu Kendali Kereta berbasis Komunikasi (Communication-based Train Control/CBTC) dengan sistem operasi kereta otomatis tingkat dua (automatic train operation grade 2) yang memungkinkan Pusat Kendali Operasi (operation control center) mengatur jarak antar-rangkaian kereta ketika sedang beroperasi, sehingga akan meningkatkan aspek keamanan dan keandalan bagi penumpang MRT Jakarta.

Direncanakan selang waktu keberangkatan ratangga adalah setiap lima menit pada waktu sibuk dan setiap 10 menit di luar waktu sibuk. Waktu operasional dimulai pada pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Diperkirakan waktu tempuh dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Kota mencapai sekitar +45 menit. Sejauh ini, di fase II, akan ada penambahan enam rangkaian kereta.

Baca Juga: Infrastruktur Pacu SouthCity Jadi Sunrise Property Pondok Cabe

Selain itu, guna mendorong kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat, di area jalan raya, akan diusung konsep pembangunan yang terintegrasi, seperti pelebaran akses pejalan kaki (trotoar) dan pesepeda, termasuk penyediaan rak sepeda (bike rack) di setiap stasiun MRT Jakarta dan area turun naik penumpang (drop on/off) untuk bus non-BRT, mobil yang membawa penumpang prioritas, dan logistik.

Selain itu, pembangunan kembali halte-halte BRT Transjakarta yang terintegrasi secara fisik ke akses masuk stasiun MRT Jakarta, seperti yang sudah dilakukan di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia dengan Halte BRT Transjakarta Bundaran HI.

Sejumlah gedung-gedung sepanjang koridor akan terintegrasi langsung dengan stasiun MRT Jakarta serta dapat digunakan sebagai area menurunkan penumpang (kiss and ride).

Baca Juga: Perumahan Wisteria di Jakarta Timur Mulai Dipasarkan

Dalam perencanaan jangka panjang, PT MRT Jakarta diharapkan dapat membangun jaringan moda raya terpadu sepanjang 230 kilometer hingga 2030 mendatang, sehingga dapat menghubungkan dengan aman dan nyaman lebih dari 10 juta jiwa penduduk yang tinggal di kota seluas 661 kilometer persegi ini.

BERITA TERKAIT

Tol Serbaraja Seksi 1A Beroperasi...

PropertiTerkini.com, (BSD CITY) — Progres pembangunan proyek Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) terus menunjukkan kemajuan. Bahkan, Seksi 1A yang menghubungkan kawasan The Green dengan AEON...

Tol Yogyakarta-Bawen Siap Dibangun

PropertiTerkini.com, (YOGYAKARTA) — Jalan Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 75,82 kilometer memasuki tahap persiapan pembangunan. Hal itu dikatakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki...

Jalan Akses Pelabuhan Patimban Siap...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan jalan akses ke Pelabuhan Patimban sepanjang 8,2 kilometer. Pelabuhan Patimban sebagai pelabuhan kontainer...

Tol BORR Seksi IIIA, Simpang...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah menyelesaikan pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road...

Realisasi Belanja Infrastruktur Kementerian PUPR...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Hingga 1 November 2020, realisasi belanja infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mencapai 68 persen atau setara...

Program Kota Tanpa Kumuh Capai...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Sebagai bentuk mitigasi dampak sosial dan ekonomi akibat Pandemi COVID-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada TA 2020 melaksanakan Padat...

PROPERTI TV

00:01:40

Begini Cara Menggunakan Philips UV-C...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Signify memperkenalkan lampu meja desinfeksi UV-C (Philips UV-C Disinfection Desk Lamp) bagi konsumen Indonesia. Lampu tersebut sangat berguna untuk mendesinfeksi rumah...
00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...

BERITA TERBARU

Tanggapi Gugatan PKPU, Meikarta: Proyek...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pengembang megaproyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) terancam pailit setelah digugat oleh krediturnya PT Graha Megah Tritunggal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan dengan...

Belum Tiga Bulan, Lebih Dari...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kota Podomoro Tenjo (650 hektar) - proyek pengembangan Agung Podomoro Group (APG) - kembali mendulang prestasi di tengah pandemi, dengan mencatat peminat...

Duo Hadirkan Konsep Baru di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Intiland Development Tbk (Intiland) meluncurkan konsep pengembangan baru di kawasan perumahan Talaga Bestari, Tangerang, Banten. Klaster hunian Duo dihadirkan dalam...

Sharp Dorong Usaha Pelaku UMKM...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, Rabu (25/11/2020), tim manajemen Sharp Indonesia berkesempatan mengunjungi dan bertemu secara langsung penerima manfaat program Corporate Social...

Metland Raih Penghargaan Forbes Asia...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — PT. Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali meraih “2020 Asia’s 200 Best Companies Under USD 1  Billion”, yaitu 200 perusahaan publik berkinerja terbaik...

Jelang Tutup Tahun 2020, Paramount...

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Paramount Land terus bergerak meski pasar properti masih melandai dampak dari pagebluk virus corona. Setelah proyek komersial terbarunya, Pisa Grande, ludes...