Pengembang BUMN Tawarkan Hunian Pro Milenial

1
urbantown hunian pro milenial
Budi Suanda, Direktur Realti PP Urban memberikan keterangan kepada media di booth pameran PP Urban, di IPEX 2019, JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Tidak banyak pengembang, termasuk perusahaan BUMN yang menawarkan hunian pro milenial. Namun, ada hunian dengan kisaran harga Rp200-600 jutaan di lokasi strategis bahkan potensi menjanjikan untuk investasi.

PropertiTerkini.com (Jakarta) – Perusahaan BUMN sudah pasti membangun properti dengan potensi yang menjanjikan. Soal kepastian membangun hingga kualitas tentunya paling oke. Lantas, bagaimana dengan harganya?

Harus diakui, kebanyakan pengembang pelat merah memang menyasar segmen menengah dan atas. Sudah pasti, harganya pun lebih mahal. Tapi, tidak semua lho. Properti terbaik juga bisa didapatkan dengan harga murah.

Baca Juga: Apartemen di Jakarta Mahal, Milenial Lebih Pilih Tinggal di Kos

Buktinya, PP Urban, salah satu anak usaha PT PP (Persero) Tbk yang masih konsen membangun dan memasarkan hunian kelas menengah. Bahkan, bagi kalangan milenialpun sangat mudah menjangkaunya.

Bukan tanpa alasan PP Urban memasarkan hunian pro milenial tersebut. Budi Suanda, Direktur Realti PP Urban mengungkapkan, semakin berkurangnya lahan kosong di Jabodetabek menyebabkan harga hunian semakin mahal.

“Dampaknya, masyarakat menengah ke bawah termasuk milenial sangat sulit memiliki hunian yang layak, apalagi di lokasi yang strategis,” ujar Budi di sela Pameran properti, IPEX 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (16/11/2019) lalu.

Hal ini sejalan dengan hasil survei yang dilakukan PP Urban. Menurut survei tersebut, sebagian besar backlog hunian adalah dari kalangan milenial. Sebanyak 61 persen dari mereka (milenial – red) belum memiliki aset properti dan 69 persen bahkan tidak memiliki strategi untuk berinvestasi.

Baca Juga: Rilis Apartemen Mazhoji, PP Properti Kenalkan Konsep Jepang di Depok

Milenial yang memiliki pola konsumtif tinggi malah lengah untuk memiliki properti. Mereka cenderung ‘happy’ menikmati gaya hidupnya dengan menyewa kos atau apartemen.

“Berkembangnya sistem house rent menjadi alasan terbesar milenial untuk menetap di daerah pusat kota yang dekat dengan perkantoran. Padahal, kenaikan harga sewa akan terus terjadi bahkan melampaui kemampuan mereka,” terang Budi.

Pro Milenial

Atas berbagai alasan tersebut, PP Urban menghadirkan hunian pro milenial melalui brand proyeknya Urbantown. PP Urban telah mengembangkan proyek hunian vertikal tersebut yang tersebar di beberapa kota penyangga Jakarta.

Meski berada di pinggiran Ibukota, namun hunian tersebut telah memiliki infrastruktur dan aksesibilitas yang sangat memadai. Bahkan terkoneksi dengan jaringan transportasi massal.

Budi meyakini, Urbantown adalah pilihan tepat milenial lantaran telah memenuhi standard dan gaya hidup mereka. Mulai dari desain yang kompak, fungsional, praktis, homey, dinamis, instagrammable, smart tech dan high security.




Baca Juga: Apartemen Untuk Pekerja di Serpong Mulai Rp191 Juta

“Dengan berbagai keunggulan ini, kami tawarkan apartemen yang bahan lebih murah 15-25% dari apartemen sejenis lainnya, yakni mulai Rp200-600 jutaan. Bahkan uang muka-nya pun sangat ringan, dan dengan potensi return of Investment (ROI) yang tinggi,” terangnya.

Sangat Diminati

Sudimara Forestwalk
Sudimara Forestwalk./ dok. Urbantown

Sejak diluncurkan 2018 lalu, kinerja pemasaran Urbantown semakin menunjukan performa yang impresif. Pasar milenial merespon dengan sangat baik hadirnya produk Urbantown Serpong dan Sudimara Forestwalk yang terletak di Tangerang Selatan.

Urbantown Serpong yang mengusung konsep easy-living, terletak di lokasi strategis yakni di Jalan Raya Bukit Sarua, Serpong. Produk berkualitas dengan fasilitas lengkap ini ditawarkan dengan harga paling terjangkau, yakni mulai dari Rp200 jutaan.

Urban Tower yang merupakan tower pertama Urbantown Serpong telah selesai, dan unit yang tersisa sudah hampir habis. Tower ini mengalami peningkatan harga jual yang signifikan dalam waktu singkat sehingga sangat menguntungkan untuk investasi.

Baca Juga: Bidik Pasar Milenial, Grand Sagara Serah Terima 2023

Untuk tower kedua, Milenia Tower, akan segera topping off pada Desember 2019 ini dan direncanakan rampung pada akhir 2020. Bahkan untuk mempermudah pembeli, pengembang memberikan promo free DP dan free akad. Sementara cicilan KPA hanya Rp900rb-an/bulan untuk masa satu tahun.

“Apartemen ini sudah pasti menjadi hunian hunian berkualitas paling terjangkau dan dapat dimiliki karyawan milenial muda terutama di Jakarta,” kata Budi.

Berikutnya, produk masterpiece Urbantown adalah Sudimara Forestwalk. Produk berkonsep hunian Eksklusif di tengah kesejukan hutan alami Tanah Tingal yang anti polusi ini berada di daerah premium Bintaro yaitu di Jalan Jombang Raya.

Hunian ini sangat dekat dengan Stasiun KRL Sudimara (800 m), Stasiun Jurang Mangu (1.800 m), dan pintu Tol Pondok Aren (2.000 m).

Hunian dengan HGB murni ini hanya berharga Rp290 jutaan. Bahkan pengembang memberikan promo cicilan Rp1,4 jutaan/bulan untuk masa dua tahun pertama. Kemudian promo subsidi DP, yang juga bisa dicicil serta free akad.

Baca Juga: Perbankan Bidik Ceruk Pasar Milenial Bandung Raya

“Dengan diskon harga pasar lebih 30%, tentu berpotensi menghasilkan ROl yang sangat menjanjikan untuk investasi. Jika membandingkan dengan beberapa apartemen sekitar, ROI kami berkisar 9,41 persen, lebih tinggi dari lainnya. Ini belum termasuk capital gain,” pungkas Budi.

1 COMMENT

Komentar