Tuesday, April 7, 2020

BERITA PROPERTI

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

Siapkan Akomodasi Bagi Tenaga Medis, Kemenparekraf Gandeng RedDoorz

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) menggandeng RedDoorz - platform manajemen dan pemesanan hotel online -...

Cocok Untuk Perkantoran dan Ritel, Terminal Pemindaian Wajah MinMoe “Tanpa Sentuhan”

PropertiTerkini.com, (HANGZHOU) – Satu teknologi terbaru besutan Hikvision, vendor terkemuka dunia untuk berbagai produk dan solusi video keamanan. Namanya, Terminal Pemindaian Wajah MinMoe, produk...

PLI Pastikan Serah Terima Majestic Point Serpong Mei 2020

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Meski sempat terhambat proses pembangunannya, komitmen PT Prioritas Land Indonesia (PLI) jalan terus untuk segera merampungkan proyek Apartemen Majestic Point Serpong di Tangerang, Banten. Marcellus Chandra, Direktur PT PLI dalam kunjungan bersama media di proyek tersebut mengatakan bahwa progres pembangunan 2 menara hunian tersebut sudah lebih dari 90 persen.

Apartemen Majestic Point Serpong yang dikembangkan dengan investasi Rp400 miliar ini terdiri atas dua menara (Lucia dan Khan) dengan ketinggian 32 lantai yang merangkum 900-an unit apartemen. Proyek ini juga dilengkapi dengan 50 unit sarana pendukung berupa kios, SOHO (Small Office Home Office), dan ruko (rumah toko).

Baca Juga: Campus Residence Semakin Diminati, PGI Wujudkan di Double Great Residence

“Kedua tower sedang dalam tahap finishing. Untuk tower Lucia sudah 100 persen hanya beberapa fasilitas seperti kolam renang, basement, dan sky garden yang sedang kami selesaikan. Targetnya Mei sudah rampung dan mulai serah terima. Kalau tower Khan sudah 80 persen, target penyelesaiannya di Agustus dan mulai serah terima,” ujar Marcellus kepada awak media di Tangerang, Selasa (3/3/2020).

Apartemen Majestic Point Serpong kini hanya menyisakan sekitar 160 unit hunian yang dijual mulai Rp590 untuk tipe studio (29 m2). Dua tipe lainnya adalah 1 bedroom (45 m2) dijual seharga 900 jutaan dan tipe 2 bedroom (60 m2) yang dibanderol seharga Rp1,2 miliar.

Marcellus optimis dapat memasarkan unit tersisa di proyek highrise pertamanya tersebut dalam tahun ini. Alasannya, tingginya peminat, baik end user dan terutama investor akan hunian berkosep campus residence tersebut.

Show unit Majestic Point Serpong tipe 1 bedroom
Show unit Majestic Point Serpong tipe 1 bedroom./ Foto: Pio – PropertiTerkini.com

Baca Juga: Paramount Rilis Ruko Milenial Rp900 Jutaan di Gading Serpong



“Kami tetap optimis, apalagi harga apartemen sangat kompetitif, hanya Rp20 juta per meter persegi. Lokasi kami di Serpong dimana area ini bertumbuh sangat pesat. Kemudian konsep kami juga beda karena ada kampus di bawahnya,” ungkap Marcellus.

Sementara untuk ruko hanya tersisa 3 unit dari 10 unit yang dipasarkan mulai Rp3 miliaran. PLI menawarkan beberapa paket kepemilikan yang mudah, khusus di awal tahun, yakni uang muka atau DP 0%, dengan angsuran 1 jutaan tiap bulan.

Beberapa bank yang sudah bekerjasama dengan PLI melalui proyek tersebut adalah BTN, Muamalat, Victoria, dan MNC.

Potensi Sewa

marcellus chandra
Marcellus Chandra, Direktur PT Prioritas Land Indonesia (kanan) dan Fransiskus Adikara, Direktur Kampus Esa Unggul International Gading Serpong (kiri) di Apartemen Majestic Point Serpong, Selasa (3/3/2020)./ Foto: Pio – PropertiTerkini.com

Salah satu keuntungan dari Majestic Point Serpong adalah adanya kampus Universitas Esa Unggul yang berada dalam area apartemen ini. Kampus Esa Unggul Program Internasional tersebut menempati area podium dengan luas 1.000 meter persegi yang terdiri dari dua lantai.

Baca Juga: Golden Plaza Jadi Ikon Primadona Terbaru di Serpong

Direktur Kampus Universitas Esa Unggul Fransiskus Adikara mengungkapkan, kawasan Tangerang, khususnya Serpong adalah market terbaik saat ini. Apalagi banyaknya masyarakat kalangan menengah atas yang tinggal di Serpong.

“Kampus Esa Unggul sudah buka di MPS dengan total 100 mahasiswa. Kami sangat antusias dengan dibukanya kampus Esa Unggul di MPS karena area Gading Serpong adalah area pendidikan yang berkembang pesat,” kata Fransiskus.

Adapun kampus Esa Unggul di Apartemen Majestic Point Serpong memiliki kapasitas hingga 600 mahasiswa. “Saat apartemen ini sudah mulai dihuni, saya yakin banyak mahasiswa yang akan memilih tinggal di dalam sini. Di situlah keuntungan bagi investor atau pemilik unit yang menyewakan unitnya,” sambung Marcellus.

Baca Juga: Target Penjualan Terlampaui, Pengembang di Tangerang Optimis Tahun Ini Membaik

Dia menambahkan, potensi sewa Apartemen Majestic Point Serpong yang dibangun di lahan 8.000 meter persegi ini berkisar Rp4 jutaan per bulan. “Kos-kos yang eksklusif di area Gading Serpong sudah berkisar Rp2,5-3 juta per bulan. Itu tanpa fasilitas. Kalau di apartemen ini, tentu fasilitasnya lebih lengkap,” tutup Marcellus.

Latest Posts

Pandemi Covid-19: Nasabah KPR Juga Bisa ‘Puasa’ Cicilan 1 Tahun

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis kebijakan dalam rangka memitigasi dampak negatif adanya pandemi Covid-19. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh...

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

BERITA TERKAIT

Pandemi Covid-19: Nasabah KPR Juga Bisa ‘Puasa’ Cicilan 1 Tahun

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis kebijakan dalam rangka memitigasi dampak negatif adanya pandemi Covid-19. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh...

Intiland: Corona, Tantangan Berat Tahun Ini

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah global virus Corona atau Covid-19 telah secara langsung berdampak negatif terhadap perekonomian dan bagi upaya pemulihan industri properti nasional. Bahkan...

Strategi Pemasaran Properti ditengah Pandemi Virus Corona

Oleh: WIDODO PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pada medio Desember 2019 di Wuhan, China digegerkan adanya wabah virus Corona atau Covid 19 adalah jenis penyakit flu yang...

Ternyata 433 Desa di Timur Indonesia Belum Dialiri Listrik

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - Indonesia memiliki sebanyak 83.436 desa. Dari jumlah itu, ternyata masih sebanyak 433 desa yang belum dialiri listrik. Hal itu dikatakan oleh Menteri...

Rusus ASN Polri di Sumbar Diserahterimakan PUPR

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sebanyak 25 unit rumah khusus atau rusus ASN Polri di Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diserahterimakan oleh Kementerian Pekerjaan...