Sunday, April 11, 2021

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Sindangheula Senilai Rp458 miliar

Bendungan multifungsi Sindangheula diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan menjamin ketersediaan air yang cukup bagi petani di Banten.

PropertiTerkini.com, (SERANG) — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Direktur Utama PT PP Novel Arsyad meresmikan Bendungan Sindangheula yang berada di Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Kamis (4/3/2021).

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan, Bendungan Sindangheula yang dibangun  tahun 2015 sudah selesai dan siap difungsikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan kapasitas 9,3 juta m3, bendungan ini akan memberikan manfaat irigasi terhadap 1.280 hektar sawah di Serang dan pada umumnya di Provinsi Banten.

Baca Juga: Bendungan Napun Gete, Ketiga Tuntas di NTT

“Kita harapkan bendungan ini memberikan nilai tambah bagi petani di Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup agar semakin produktif dalam menjaga ketahanan pangan,” kata Jokowi.

Ditambahkan Jokowi, manfaat kedua Bendungan Sindangheula juga untuk menyediakan air baku bagi daerah-daerah industri yang berkembang di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

“Bendungan ini mampu menyediakan air baku hingga 0,80 m3/detik. Ini sudah mulai digunakan oleh Provinsi Banten sebesar 0,40 m3/detik,” ujarnya.

Manfaat ketiga Bendungan Sindangheula dikatakan Presiden, juga bermanfaat untuk  mereduksi banjir hingga 50 m3/detik dari Sungai Ciujung dan Sungai Cidurian yang biasa meluap menggenangi Kabupaten Serang dan sekitarnya saat intensitas hujan tinggi.

Bendungan ini juga berfungsi sebagai pembangkit listrik sebesar 0,40 MW sehingga dapat dimanfaatkan oleh Provinsi Banten. Tidak lupa bendungan ini juga memiliki potensi besar untuk destinasi wisata baru di Provinsi Banten.

“Saya minta Pemerintah Daerah dan masyarakat memanfaatkan serta menjaga bendungan ini untuk kesejahteraan masyarakat,” pesan Presiden.

Baca Juga: Target Konstruksi Jalan Tol Ciawi – Sukabumi Seksi 2 Rampung Agustus 2021

Sementara itu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan selain untuk memenuhi kebutuhan air baku, keberadaan Bendungan Sindangheula perlu dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata air di Banten.

“Saya kira nanti Bendungan Sindangheula akan menjadi area wisata karena dekat sekali dengan Kota Serang. Mudah-mudahan dengan adanya tol dari Serang ke Panimbang pasti akan lebih mudah dijangkau,” kata Basuki.

Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air Kementerian PUPR Jarot Widyoko menyatakan, Bendungan Sindangheula merupakan satu dari 18 bendungan yang telah selesai konstruksinya dan diresmikan pada periode 2015-2020. Untuk fungsi irigasinya sendiri sudah dimanfaatkan sejak 2020 lalu, dan berhasil menaikkan Indeks Pertanaman (IP) dari 120 persen ke 180 persen.

Ia juga menyatakan terima kasih kepada Pemprov Banten yang telah berinisiatif membangun instalasi pengolahan air baku (water treatment) yang bersumber dari Bendungan Sindangheula.

Baca Juga: Muse @Alesha Pool Villa, Rumah Plus Kolam Renang di BSD City, Mulai Rp1,3 Miliar

“Pemprov sudah membangun water treatment berkapasitas 400 liter/detik dan membangun intakenya di bendungan ini,” ujar Jarot.

Pembangunan Bendungan Sindangheula dikerjakan dari tahun 2015 hingga 2019 oleh PT PP dan PT Hutama Karya (Persero) dengan total biaya sebesar Rp458 miliar.

BERITA TERKAIT

Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

BERITA TERBARU