Tuesday, January 19, 2021
Pasang Iklan disini ....

Strategi Menjual Properti di Tengah Krisis

Pengembang harus bisa memberikan added value. Misalkan jual apartemen, maka disertakan dengan free furnish, sehingga ada nilai lebih yang diterima oleh customer.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, penjualan properti khususnya di segmen komersial mengalami tekanan besar, bahkan terkoreksi lebih dari 50 persen. Meski demikian, banyak pengembang termasuk agen dan broker properti tetap bisa jualan. Tentu, sejumlah strategi baru diaplikasikan. Berikut, beberapa strategi menjual properti, terutama di tengah krisis seperti saat ini.

Thomas Go, CEO PT AKR Land Development (AKR Land) mengatakan, saat ini pasar properti Indonesia mengalami turbulensi dengan guncangan yang sangat besar. Bahkan tidak ada yang pernah memrediksi akan besarnya dampak negatif dari Covid-19 ini.

Baca Juga: Tantangan Besar Bagi Hunian Sewa: Tips dan Rekomendasi bagi Penyewa

“Untuk mengatasi hal ini, maka pertama-tama kita harus memiliki solusi atas semua permasalahan yang timbul pada prospect buyer. Ketika solusi itu kita berikan, maka terjadilah penjualan. Dan kita bisa mendapatkan keuntungan,” ujar Thomas beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, menurut Thomas, harus bisa menciptakan produk dan layanan yang dapat menjawab masalah yang ditimbulkan oleh adanya kebutuhan.

“Di Grup AKR untuk produk AKR Gallery West Residence and Office kami berusaha menjual kebutuhan bagi para professional dan keluarga,” terangnya.

Beberapa keunggulan dari proyek tersebut, lanjut dia, adalah dikembangkan dengan konsep superblok sehingga dapat mengakomodir segala kebutuhan para penghuni.

Baca Juga: Penjualan Properti Turun, Ini Strategi Bukit Cimanggu City

Untuk diketahui, AKR Gallery West Residence dikembangkan dalam kawasan yang sama dengan AKR Tower yang terdiri dari 31 lantai termasuk beberapa lantai di atasnya untuk hotel. Juga terdapat fasilitas seperti restoran, supermarket, kolam renang, gym dan lainnya.

Proyek berada di lokasi proyek strategis dengan aksesibilitas yang mudah ke berbagai kawasan. Bahkan AKR Gallery West Residence and Office berada persis di exit Tol Kebon Jeruk.

Lebih lagi, AKR Gallery West yang terdiri dari apartemen, sky home, serta garden home juga sudah tersedia atau siap huni.

“Konsumen pastinya lebih suka beli yang risk free product. Dan produk kami sudah terbangun. Siap huni, saat ini unitnya juga sudah tidak banyak lagi, sekitar 60-an unit saja,” terang Thomas.

Baca Juga: Solusi Dinding Rembes, Berikut Tips dari Aquaproof

Terkait dengan penerapan pola hidup baru pada era new normal, AKR Gallery West Residence and Office juga telah mempersiapkannya. Mulai dari penyediaan fasilitas automatic thermal sensor pada beberapa akses pintu masuk, hingga keamanan maksimal dengan 4 layer security selama 24 jam.

Lebih lanjut soal strategi menjual properti di tengah krisis, Thomas bilang, suatu produk yang dijual harus dipastikan dan murah, tapi bukan murahan. Artinya, kata dia, value yang diterima customer lebih besar daripada harga yang harus dibayar.

Kemudian yang terpenting juga bagi para marketing atau agen properti, yakni harus melakukan marketing therapy sales system, sehingga sales team memiliki pikiran dan sikap mental yang positif.

“Penjualan adalah masalah transfer keyakinan dari penjual ke customer. Kalau salesnya yakin akan benefit yang didapatkan customer terhadap produk yang ditawarkan, maka terjadi penjualan. Ini sangat penting,” kata Thomas.

Selanjutnya adalah speed marketing. Pangkas birokrasi dan utamakan kecepatan dalam pelayanan.

Baca Juga: Begini Cara Broker Jual Properti di Tengah Wabah Corona

Kemudian pola pendekatan dalam hal komunikasi juga harus bisa menggunakan cara baru, yakni digital marketing, seperti melalui media sosial, website, atau lainnya.

Strategi menjual properti berikutnya dari Thomas adalah downsizing. Jangan buat tim besar yang menghabiskan biaya, ubah sebisa mungkin semua biaya menjadi variable, perbesar closing fee dan komisi.

Dan terakhir adalah harus bisa memberikan added value. “Misalkan jual apartemen maka disertakan dengan free furnish, sehingga ada nilai lebih yang diterima oleh customer. Ketika benefit yang diterima besar dibandingkan harga yang harus dibayar, maka terjadi transaksi penjualan,” pungkas Thomas.

BERITA TERKAIT

PROPERTI TV

BERITA TERBARU