Sunday, November 29, 2020
Pasang Iklan disini ....

Tantangan Besar Bagi Hunian Sewa: Tips dan Rekomendasi bagi Penyewa

Colliers International Indonesia melihat bahwa pasar akan berada dalam posisi yang sulit setidaknya selama enam bulan ke depan.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pandemi COVID-19 telah menghadirkan tantangan yang cukup besar di sektor properti, termasuk sewa-menyewa hunian bagi kalangan ekspatriat.

Sebagian besar sekolah internasional telah ditutup hingga Agustus. Kedutaan besar juga telah mengevakuasi orang-orang mereka untuk keluar dari Indonesia tanpa batas waktu.

Baca Juga: Bahaya Jika Sektor Properti Kolaps, 174 Industri Bakal Tumbang

Sementara sebagian besar ekspatriat lainnya juga disarankan untuk kembali ke negaranya. Banyak perusahaan juga menunda proyek mereka dan menunda pengiriman ekspatriat ke Indonesia.

Ini mungkin disebabkan oleh situasi yang tidak menentu dan ekonomi yang saat ini tidak stabil.

Colliers International Indonesia melihat bahwa pasar akan berada dalam posisi yang sulit setidaknya selama enam bulan ke depan.

Bahkan dampaknya terhadap sektor hunian akan sangat besar, terutama pada harga sewa yang pasti akan turun.

Baca Juga: Dikeola Layaknya Apartemen Plus, CitraGarden Puri Jakarta Barat ‘Diserbu’ 1.200 Pembeli

Lantas, bagaimana peluang untuk jangka pendek dan jangka panjang bagi penyewa dalam situasi ini?

Berikut beberapa saran dan rekomendasi berdasarkan temuan Colliers International Indonesia:

Jangka Dekat

Kekhawatiran pengelola atau pemilik hunian dapat beragam dalam situasi seperti ini.

Beberapa khawatir tentang apakah penyewa akan kembali untuk mengisi properti mereka atau tidak.

Bahkan jika mereka kembali, mereka mungkin meminta perubahan harga sewa dan sebagainya.

Baca Juga: Benarkah, dalam Kondisi Apapun Investasi Properti Tetap Menarik

Berbagai bentuk reaksi terhadap situasi COVID-19 dapat berdampak tidak hanya pada pemilik tetapi juga penyewa.

Penting untuk disadari bahwa kondisi ini telah menyebabkan perubahan pada pasar sewa.

“Ini berarti bahwa penyewa sekarang memiliki daya tawar yang lebih besar,” sebut Colliers dalam laporannya.

Periode ini telah menjadi peluang bagi penyewa dalam hal berikut:

  • Pemilik harus berkompromi dan lebih fleksibel karena pandemi.
  • Minta pengelola hunian untuk memastikan area publik di properti mereka disterilkan sesering mungkin.
  • Fokus pada ketentuan sewa mereka, terutama jika sewa akan segera kedaluwarsa. Mereka mungkin harus memikirkan kembali apakah akan memperpanjang atau tidak mengingat situasi saat ini. Meskipun ini tergantung pada perusahaan, penyewa akan bernegosiasi untuk persyaratan yang lebih baik, perbaikan dan periode pembayaran yang lebih pendek.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Cicilsewa Luncurkan “Transaksi Sewa Properti dari Rumah”

  • Penyewa harus mengomunikasikan keprihatinan apa pun kepada pemilik hunian. Oleh karena itu, penting bahwa pengelola dan penyewa datang dan memberikan win-win solutions.
  • Minta perubahan dalam ketentuan perjanjian pembayaran dengan skema yang lebih masuk akal. Itu berarti pengelola harus fleksibel. Jika mereka terus menerapkan syarat dan ketentuan yang sama, itu tidak akan bermanfaat bagi mereka. Karena itu, penting bagi penyewa dan pengelola untuk bersikap realistis dengan perubahan yang diminta. Ini adalah saat yang tepat untuk menegosiasikan kembali beberapa isi perjanjian yang telah dibuat.

Implikasi Jangka Panjang

Tim Colliers juga melihat sejumlah hal yang akan terjadi dalam jangka panjang ke depan:

  • Tidak ada komitmen jangka panjang. Belum ada kejelasan bagaimana perekonomian akan bertahan di tengah situasi ini. Untuk itu, Colliers menyarankan bahwa semakin fleksibel maka akan semakin baik saat ini. Kebanyakan penyewa akan pergi dengan perjanjian sewa jangka pendek.
  • Perilaku yang berubah. Ini mungkin juga terkait dengan pemilihan properti. Sebelumnya, ekspatriat menerima tunjangan untuk membawa serta keluarga mereka. Situasi saat ini telah membuat perusahaan mengevaluasi kembali manfaat membiarkan ekspatriat membawa seluruh keluarga mereka. Dengan demikian, pemilihan fasilitas yang lebih kecil, sederhana, aman dan lengkap akan lebih disukai.
  • Perubahan dalam persiapan perjanjian. Perjanjian akan mengalami beberapa perubahan untuk mengantisipasi peristiwa seperti ini, sehingga penyewa akan ekstra hati-hati dan lebih detail.

Baca Juga: Apartemen Aeropolis Semakin Menjanjikan untuk Investasi

  • Penyewa (baik perusahaan maupun ekspatriat) akan lebih berhati-hati dan akan lebih memperhatikan detail, seperti kebersihan, kelayakan bangunan, operasi, keamanan dan keselamatan.
  • Perusahaan akan lebih selektif mengirim ekspatriat ke luar negeri. Efisiensi di pihak perusahaan akan berdampak pada jumlah ekspatriat yang akan dikirim. Karenanya, angka-angka ekspatriat antara dua atau tiga tahun ke depan akan mengalami tantangan sebelum situasi kembali normal.

Rekomendasi: Respons dan Kesiapan

Tantangan dan hambatan yang dihadapi saat ini tidak mudah untuk dipecahkan.

Namun demikian, itu tidak berarti bahwa kita tidak dapat mengatasinya. Dan yang penting, kita harus bersiap ketika kondisi kesehatan dan ekonomi membaik.

Oleh karena itu, apa yang harus disiapkan saat ini sebagai bentuk tanggapan yang tepat oleh penyewa?

Baca Juga: 2 Tower Apartemen Vasanta Innopark Tutup Atap, Maret 2021 Diserah-terimakan

Inilah beberapa poinnya:

  • Sebagai bentuk mengantisipasi perubahan, penyewa (dalam hal ini ekspatriat) perlu diperbarui dengan situasi saat ini dan perkembangan apa pun. Hal ini terutama berlaku untuk ekspatriat yang saat ini berada di negara mereka sendiri dan sedang mencari informasi dari sumber yang dapat dipercaya atau pihak yang dipercaya untuk memberi mereka pembaruan tentang situasi terkait di Indonesia.
  • Dengan implementasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), lebih baik menggunakan platform digital untuk berbelanja dan kegiatan lainnya. Ini untuk memastikan bahwa keamanan dan kenyamanan penyewa tetap terjaga dalam situasi ini.
  • Periksa kembali dengan pengelola atau pemilik mengenai kontrak sewa saat ini. Ini untuk mengurangi risiko di masa depan. Dengan situasi yang tidak pasti seperti ini, penyewa harus berkomunikasi dengan pengelola dan pemilik mengenai kondisi yang mereka hadapi sehingga setiap orang dapat menemukan win-win solution.

Untuk kontrak yang akan kedaluwarsa selama pandemi dan penyewanya yang tidak berada di Indonesia, lebih baik mengajukan negosiasi ulang. Jangan mengesampingkan kemungkinan untuk dapat meminta pengembalian 50% dari pemilik untuk periode yang tersisa atau tidak digunakan, terutama jika situasi ini masuk ke kategori force majeure.

Baca Juga: Penjualan Properti Crown Group Mencapai Rp630 Miliar di Tengah Pandemi

“Meski begitu harus masuk akal karena kondisi ini tidak hanya merugikan penyewa, tetapi hal yang sama juga menimpa pengelola atau pemilik hunian.

Tips untuk Penyewa Ekspatriat

Untuk saat ini, tim Residential Services dari Colliers mengidentifikasi beberapa kiat yang mungkin berguna bagi penyewa dalam pandemi saat ini.

Berikut rekomendasinya:

  • Berkomunikasi dengan pengelola atau pemilik tentang syarat pembayaran agar mereka lebih fleksibel dalam situasi seperti ini, atau minta diskon untuk biaya lain di luar pembayaran wajib. Penyewa juga dapat meminta supaya tidak ada kenaikan harga sewa atau lainnya.
  • Untuk perusahaan yang berencana membawa ekspatriat, baiknya mengevaluasi kembali anggaran dan memilih kembali strategi yang akan digunakan.
  • Ubah kebijakan atau perjanjian perusahaan yang berkaitan dengan kedatangan ekspatriat kembali ke negara sehingga mereka dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Baca Juga: Colliers: Periode Menantang Bagi Sektor Perkantoran

  • Untuk ekspatriat yang masih di Indonesia, mereka diharapkan memiliki kontak darurat. Dengan situasi yang tidak pasti ini, perlu untuk memiliki kontak penting, seperti kedutaan besar, untuk memastikan bahwa ketika keadaan darurat terjadi, itu akan ditangani lebih cepat.
  • Pastikan bahwa perusahaan dan ekspatriat selalu diperbarui dengan agen resmi, baik swasta maupun publik, untuk mendapatkan informasi yang valid dalam memantau situasi.

BERITA TERKAIT

Jangan Mau Diperdaya Oknum Kepailitan

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Maraknya kasus kepailitan yang menimpa sejumlah perusahaan pengembang properti nasional menambah persoalan baru di tengah masa pandemi Covid-19. Industri properti yang...

Anggaran Program Perumahan 2021, Rp8,093...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran program perumahan pada 2021 mendatang sebesar Rp8,093 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk mendorong pelaksanaan Program Sejuta...

Properti Adalah Industri Strategis, Pemerintah...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Properti adalah industri strategis yang juga menjadi penggerak pemulihan ekonomi Indonesia, termasuk pasca Covid-19. Namun, pemerintah seakan tutup mata dan kurang...

Semester I, Penyaluran Dana FLPP...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Penyaluran dana pembiayaan perumahan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) per 30 Juni 2020 tercatat telah mencapai sebesar Rp7,366 triliun untuk 72.760...

Benarkah, Wilayah Timur Jakarta Bangkit...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Benarkah wilayah timur Jakarta akan bangkit paling cepat pasca pandemi Covid-19 ini? Menjawab pertanyaan tersebut, tentu tidak lepas dari mengulas berbagai...

SiKasep, Selangkah Menuju Rumah Idaman

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Hari gini, siapa yang tidak punya smartphone. Hampir semua orang telah mengakses berbagai hal melalui ponsel pintarnya. Terutama berselancar di dunia...
Pasang Iklan disini ...

PROPERTI TV

00:01:40

Begini Cara Menggunakan Philips UV-C...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Signify memperkenalkan lampu meja desinfeksi UV-C (Philips UV-C Disinfection Desk Lamp) bagi konsumen Indonesia. Lampu tersebut sangat berguna untuk mendesinfeksi rumah...
00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...

BERITA TERBARU

Tanggapi Gugatan PKPU, Meikarta: Proyek...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pengembang megaproyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) terancam pailit setelah digugat oleh krediturnya PT Graha Megah Tritunggal ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan dengan...

Belum Tiga Bulan, Lebih Dari...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Kota Podomoro Tenjo (650 hektar) - proyek pengembangan Agung Podomoro Group (APG) - kembali mendulang prestasi di tengah pandemi, dengan mencatat peminat...

Duo Hadirkan Konsep Baru di...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — PT Intiland Development Tbk (Intiland) meluncurkan konsep pengembangan baru di kawasan perumahan Talaga Bestari, Tangerang, Banten. Klaster hunian Duo dihadirkan dalam...

Sharp Dorong Usaha Pelaku UMKM...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Setelah diluncurkan beberapa waktu lalu, Rabu (25/11/2020), tim manajemen Sharp Indonesia berkesempatan mengunjungi dan bertemu secara langsung penerima manfaat program Corporate Social...

Metland Raih Penghargaan Forbes Asia...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — PT. Metropolitan Land Tbk (Metland) kembali meraih “2020 Asia’s 200 Best Companies Under USD 1  Billion”, yaitu 200 perusahaan publik berkinerja terbaik...

Jelang Tutup Tahun 2020, Paramount...

PropertiTerkini.com, (TANGERANG) — Paramount Land terus bergerak meski pasar properti masih melandai dampak dari pagebluk virus corona. Setelah proyek komersial terbarunya, Pisa Grande, ludes...