Wednesday, September 30, 2020

Unit Tapak Subsidi di SiKumbang Tembus 100 Ribu, Ada Kelebihan Pasokan di Daerah

Beberapa provinsi mengalami kelebihan pasokan, seperti Sumatera Selatan, Provinsi Jambi, Jawa Timur, dan Riau. Sementara Provinsi Jawa Barat justru kekurangan pasokan, termasuk Banten dan Sulawesi Selatan.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sistem Informasi untuk Pengembang (SiKumbang) – aplikasi yang disediakan khusus bagi pengembang untuk memasukkan semua data perumahan subsidinya ke Sistem Informasi KPR Bersubsidi (SiKasep) – kini semakin komplit. Pengembang-pengembang perumahan yang merupakan anggota 20 asosiasi yang terdaftar di Kementerian PUPR terus menambah jumlah lokasi perumahan dan unit tapak subsidi yang terdaftar di aplikasi tersebut.

Tercatat melalui dashboard SiKumbang Senin, 10 Agustus 2020, pukul 08.58 WIB, terdapat 117.302 jumlah unit tapak subsidi yang masih tersedia sedangkan 141.700 unit tapak subsidi sudah terjual yang tersebar di 11.091 lokasi terdaftar.

Baca Juga: SiKasep, Selangkah Menuju Rumah Idaman

Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) terus aktif meminta semua pengembang yang sudah teregistrasi di Kementerian PUPR untuk menginput data huniannya melalui aplikasi SiKumbang guna menyiapkan semua data perumahan yang akan dipilih nantinya oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Rangkaian sistem yang dibangun oleh PPDPP, memiliki empat pintu dalam pelaksanaannya.

Pintu pertama yang bisa diakses langsung oleh MBR melalui SiKasep menggambarkan dari sisi permintaan akan perumahan.

Pintu kedua, pengembang yang memasukkan data perumahannya ke SiKasep melalui SiKumbang, data ini nantinya akan menggambarkan sisi supply dari perumahan subsidi di Indonesia.

Baca Juga: Subsidi Bunga Pemerintah Belum Mampu Dorong Properti

Pintu ketiga, diperuntukkan bagi perbankan yang akan melakukan verifikasi data MBR melalui sistem host to host, dan terakhir PPDPP di pintu keempat akan menyalurkan dana FLPP dan memonitoring pelaksanaannya.

Supply dan Demand di Daerah

Big data pembiayaan perumahan yang dibangun PPDPP, dengan kondisi ini sudah bisa memperlihatkan sisi demand dan supply berdasarkan data yang masuk dari 20 asosiasi pengembangn ditambah dengan Perum Perumnas, yang bisa nantinya menjadi tolok ukur bagi pengembang, pemerintah daerah dalam menyediakan perumahan di daerah masing-masing.

Melalui Dashboard Managemet Control SiKumbang, beberapa provinsi di Indonesia memperlihatkan ketersediaan rumah lebih banyak jika dibandingkan dengan kebutuhan daerah tersebut terhadap hunian.

Seperti Sumatera Selatan, tercatat Senin, 10 Agustus sebanyak 13.791 unit ketersediaan rumah subsidi, sedangkan permintaan atau kebutuhan akan rumah di provinsi itu hanya mencapai 4.499 unit.

Baca Juga: 4.500 Rumah di Jambi Terima Bantuan BSPS

Selanjutnya hal yang sama juga tergambar di Provinsi Jambi dengan ketersediaan rumah subsidi mencapai 7.717 unit sedangkan permintaannya hanya 1.875 unit rumah.

Jawa Timur terdapat pasokan rumah subsidi mencapai 12.507 unit dan yang membutuhkan hanya 6.330 unit.

Untuk Provinsi Riau juga terjadi kelebihan pasokan dari 5.830 unit rumah yang tersedia, sedangkan kebutuhannya mencapai 3.503 unit.

Sedangkan Jawa Barat justru mengalami sebaliknya, kebutuhan akan rumah subsidi di daerah ini mencapai hingga 30.411 unit sedangkan ketersediaan rumah subsidi baru mencapai 22.586 unit.

Begitu pun dengan Banten, kebutuhan akan rumah subsidi juga mencapai 8.968 unit sedangkan ketersediaan rumah subsidi baru mencapai 6.364 unit.

Hal yang sama juga terjadi dengan Sulawesi Selatan dari kebutuhan akan rumah subsidi sebanyak 5.567 unit, sedangkan ketersediaan rumah subsidi hanya 4.428 unit.

Baca Juga: Penjualan Cluster Terbaru Summarecon Mutiara Makassar Sold Out Dalam 3 Jam

Direktur Utama PPDPP, Arief Sabaruddin mengatakan, data yang ada tersebut sangat penting bagi masyarakat dan pemangku kepentingan bidang perumahan.

“Peran pengembang dalam menginput data perumahan yang mereka bangun sangat krusial. Melalui data SiKumbang, secara real time PPDPP akan mampu menyajikan data hunian masyarakat, berupa peta hunian yang tersedia, sedang dibangun dan hunian yang sudah terjual yang disajikan dalam berbagai warna. Pengembang lah yang berperan penting untuk mewarnai area ini, sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam memilih rumah yang diinginkannya,” ujar Arief dalam keterangan tertulisnya.

Bagi pemerintah, lanjut Arief, data ini sebagai informasi prioritas untuk memenuhi kebutuhan listrik, bantuan saran prasarana umum lainnya seperti bentuk dan ukuran agunan yang akan dibiayai oleh program perumahan subsidi. Idealnya, data ini pun dapat disinergikan dengan manajemen kuota di bank pelaksana pembiayaan perumahan.

“Melalui rangkaian sistem ini, pemerintah dapat merancang manajemen kuota bantuan pembiayaan perumahan hingga tingkat kecamatan. Sehingga anggaran program rumah subsidi dapat lebih akurat dari tingkat nasional sampai ke daerah terpencil sekalipun,” paparnya.

Baca Juga: Bedah 1.823 Rumah di Kota Bogor, PUPR Alokasikan Rp25,9 Miliar

Sejak Januari 2020, PPDPP terus aktif melakukan bimbingan teknis kepada 20 asosiasi pengembang hingga kini. Asosiasi tersebut, adalah REI, Apersi, Himpera, Apernas, Pengembang Indonesia, Deprindo, Asperi, Asprumnas, Asprin, AP2ERSI, PIN, Apperindo, AB, Perwiranusa, Apeppi, Perpesma, Apernas Jaya, Parsindo, Perkumpulan Apersi, APSI, dan Perum Perumnas.

Pengakses SiKasep Tembus Duaratus Ribu

Antusias masyarakat dalam mendapatkan rumah subsidi masih tinggi di tengah kondisi pandemi yang masih berlangsung hingga kini.

Terlihat dari dashboard management control PPDPP per Senin, 10 Agustus 2020, pukul 09.56 WIB, sebanyak 202.497 calon debitur alias masyarakat sudah mengakses SiKasep, 81.835 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking, 11.352 calon debitur dalam proses verifikasi dengan bank pelaksana FLPP, 1.400 calon debitur sudah masuk dalam tahap proses pengajuan dana FLPP dari bank pelaksana ke PPDPP dan 78.896 MBR sudah menerima dana FLPP.

Baca Juga: Penyaluran Dana FLPP 75,51%, PUPR Evaluasi Bank Pelaksana

Sementara itu, melalui SiKasep juga sudah terdaftar data Subsidi Selisih Bunga (SSB) yang dikelola oleh Ditjen Pembiayaan Infrastruktur yang saat ini dengan periode yang sama tercatat, sebanyak 17.291 calon debitur dalam proses verifikasi bank pelaksana SSB, 3.198 calon debitur sudah dalam pengajuan dana SSB dan sebanyak 5.584 debitur sudah menerima SSB.

BERITA TERKAIT

Kementerian PUPR Bedah Rumah MBR...

PropertiTerkini.com, (LANGSA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Perumahan menyalurkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau...

AKR Land Gandeng AREBI Jatim...

PropertiTerkini.com, (SURABAYA) — Meski pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, termasuk di Jawa Timur, namun minat masyarakat memiliki hunian layak, masih sangat tinggi. Atas dasar...

Bedah Rumah di Sulteng, 18.661...

PropertiTerkini.com, (SULTENG) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah selama lima tahun melaksanakan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah...

Cluster Magenta Residence Tahap 1...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — Summarecon Bekasi resmi meluncurkan Cluster Magenta Residence, inovasi hunian sehat dengan desain kekinian. Luar bisanya, hanya dalam waktu 3 jam, launching...

Garden Hous, Rumah Tiga Fungsi...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) — Setelah sukses melalui produk hunian O2 Essential Home dan O2+ Urban Pop, Sinar Mas Land melalui Grand Wisata Bekasi kembali berinovasi meluncurkan...

661 Keluarga di Banyuasin Nikmati...

PropertiTerkini.com, (BANYUASIN) — Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan sebanyak 661 unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui...

PROPERTI TV

00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...
00:04:41

Genap Berusia 10 Tahun, CentrePark...

Genap sudah CentrePark berusia 10 tahun pada 15 November lalu. Perusahaan manajemen parkir nasional nomor 1 di Indonesia tersebut, kini telah mencapai lebih dari...

BERITA TERBARU

10 Keunggulan Summarecon Bogor, Kota...

PropertiTerkini.com, (BOGOR) — PT Summarecon Agung Tbk resmi memperkenalkan proyek kota mandiri terbaru di selatan Jakarta, tepatnya berada di wilayah Bogor, yakni Summarecon Bogor....

Ada Proyek Ditunda, Begini Strategi...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Performa kerja perusahaan properti mengalami tekanan besar akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020 ini. Salah satunya adalah PT Metropolitan Land Tbk...

Kementerian PUPR Bedah Rumah MBR...

PropertiTerkini.com, (LANGSA) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Perumahan menyalurkan bantuan perumahan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau...

AKR Land Gandeng AREBI Jatim...

PropertiTerkini.com, (SURABAYA) — Meski pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia, termasuk di Jawa Timur, namun minat masyarakat memiliki hunian layak, masih sangat tinggi. Atas dasar...

Pendaftar SiKasep Terus Meningkat, Mayoritas...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) — Pandemi Covid-19 nampaknya tidak begitu berpengaruh terhadap minat masyarakat yang hendak memiliki hunian layak bersubsidi pemerintah. Bahkan data pendaftar SiKasep alias...

Bedah Rumah di Sulteng, 18.661...

PropertiTerkini.com, (SULTENG) — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah selama lima tahun melaksanakan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah...