Friday, July 10, 2020

Imbas Corona Jokowi Beri Insentif Properti, Pengamat: Bisa Kolaps

Covid-19 ini mungkin baru akan berhenti paling cepat tiga bulan ke depan. Untuk itu, pemerintah harus memberikan kebijakan stimulus keringanan bagi pengembang dan konsumen.

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Dalam konferensi pers yang disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (24/3/2020), disebutkan bahwa sudah sebanyak 186 negara di dunia terpapar virus Corona (Covid-19). Hal ini telah mengakibatkan perlambatan ekonomi dunia, termasuk Indonesia.

“Pemerintah terus bekerja keras untuk mengantisipasi hal ini, untuk mempertahankan daya beli masyarakat, untuk mengurangi resiko PHK, dan mempertahankan produktivitas ekonomi masyarakat,” kata Jokowi.

Baca Juga: Strategi Pengembang Raup Untung di Tengah Wabah Covid-19

Di sektor properti, Jokowi mengatakan, insentif subsidi selisih bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) akan diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) selama 10 tahun.

“Pemerintah memberikan subsidi selisih bunga selama 10 tahun. Jika bunga di atas 5 persen maka selisih besaran bunganya akan dibayar pemerintah,” kata Jokowi.

Pemerintah juga memberikan subsidi bantuan uang muka bagi yang akan mengambil kredit rumah bersubsidi. Anggarannya yang disiapkan Rp1,5 triliun.

CEO Indonesia Property Watch (IPW), Ali Tranghanda mengapresiasi langkah pemerintah merespons kondisi Tanah Air, terutama sektor properti. Meski demikian, menurut Ali, waktunya kurang tepat disaat ekonomi melemah imbas virus Corona ini. Bahkan, sebut Ali, dengan kondisi saat ini, dampaknya juga tidak akan terasa.

Baca Juga: Terowongan Nanjung Diresmikan, Jokowi: Setelah 2020 Banjir Tak Ada Lagi

“Waktunya gak tepat, karena yang sekarang dibutuhkan bukan untuk membeli rumah tapi bagaimana konsumen bisa lancar pembayaran yang sudah berjalan dan tidak macet sehingga tidak membuat NPL (non-performing loan) bank semakin tinggi,” terang Ali, seperti dikutip dalam pernyataannya di Propertyandthecity.com.

Harusnya, lanjut Ali, yang dilakukan pemerintah adalah meringankan cicilan konsumen properti. “Pemerintah OJK dan bank seharusnya sepakat untuk meringankan cicilan konsumen selama minimal 6 bulan,” tegas Ali.

Demikian juga untuk pengembang. Menurut Ali, angsuran kredit konstruksi bagi pengembang juga harus diringankan karena akan berdampak pada turunnya omset penjualan.

Baca Juga: Target Penjualan Terlampaui, Pengembang di Tangerang Optimis Tahun Ini Membaik

“Bahkan pengembang juga bisa-bisa gak ada omset penjualan. Kalau bertambah lama akan banyak yang kolaps,” tegas Ali.

Ali menjelaskan, keringanan yang diberikan untuk para pengembang merupakan hal yang wajar. Sebab ditengah kondisi ini, para pelaku usaha properti tidak bisa jualan bisnisnya, sedangkan tagihan untuk membayar ke perbankan terus berlanjut.

“Ini kejadian luar biasa. Pemerintah harus turun tangan ‘memaksa’ perbankan,” imbuhnya.

Olehkarena itu, Ali menyarankan agar pemerintah dan perbankan memberikan sejumlah stimulus baru, guna meringkankan beban konsumen juga pengembang properti.

Baca Juga: Terjual Rp55 Miliar, Crown Group Cetak Rekor Penjualan Griya Tawang

“Covid-19 ini mungkin baru akan berhenti paling cepat tiga bulan ke depan. Untuk itu, pemerintah harus memberikan kebijakan stimulus keringanan bagi pengembang dan konsumen. Jika tidak, bisnis properti akan kolaps,” tegas Ali.

BERITA TERKAIT

Semester I, Penyaluran Dana FLPP...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Penyaluran dana pembiayaan perumahan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) per 30 Juni 2020 tercatat telah mencapai sebesar Rp7,366 triliun untuk 72.760...

SiKasep, Selangkah Menuju Rumah Idaman

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Hari gini, siapa yang tidak punya smartphone. Hampir semua orang telah mengakses berbagai hal melalui ponsel pintarnya. Terutama berselancar di dunia...

Diperluas, Aplikasi SiKasep Kini untuk...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini memperluas jangkauan layanan...

PP Tabungan Perumahan Rakyat Disahkan

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Hadirnya Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 merupakan upaya Pemerintah untuk melengkapi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)...

Menjalani ‘The New Normal’, Begini...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, salah satu perbankan yang konsen membiayai perumahan rakyat kembali mengajak pengembang untuk membangun rumah bagi...

Tantangan Besar Bagi Hunian Sewa:...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pandemi COVID-19 telah menghadirkan tantangan yang cukup besar di sektor properti, termasuk sewa-menyewa hunian bagi kalangan ekspatriat. Sebagian besar sekolah internasional telah...

PROPERTI TV

00:01:40

Kemewahan Menanti di The Ritz-Carlton,...

PropertiTerkini.com, (BALI) – Tiada salahnya jika saat ini Anda mulai merencanakan liburan yang istimewa bersama keluarga, ketika sudah saatnya bepergian lagi. Salah satunya adalah...
00:02:02

Harapan Indah Residence: Strategis di...

PropertiTerkini.com, (LABUAN BAJO) – Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium tentu menyimpan potensi besar pada bisnis properti, terutama investasi. Ini pula mendasari CV Tanjung...
00:01:01

Meikarta Mulai Serah Terima Unit,...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Pengembang Kota Meikarta di Cikarang, akhirnya memenuhi janjinya usai menyelesaikan pembangunan apartemen tepat waktu. Proyek ini pertama kali diluncurkan pada 2017...
00:01:03

Philips Smart Wi-Fi LED, Lampu...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Apakah Anda sudah melengkapi rumah Anda dengan produk-produk pintar? Kini saatnya tingkatkan kenyamanan dan kemudahan di rumah Anda dengan deretan produk-produk...
00:00:31

Lippo Karawaci Tutup Atap Holland...

Holland Village Jakarta merupakan menara perkantoran 34 lantai yang dibangun terintegrasi dengan apartemen, pusat perbelanjaan dan rekreasi, rumah sakit, dan sekolah. Lokasi proyek berada...
00:04:41

Genap Berusia 10 Tahun, CentrePark...

Genap sudah CentrePark berusia 10 tahun pada 15 November lalu. Perusahaan manajemen parkir nasional nomor 1 di Indonesia tersebut, kini telah mencapai lebih dari...

BERITA TERBARU

Progres 70 Persen, Huntap di...

PropertiTerkini.com, (SULAWESI TENGAH) – Kementerian PUPR terus mendorong progres pembangunan hunian tetap (Huntap) untuk masyarakat korban bencana alam di Provinsi Sulwesi Tengah (Sulteng). Sejak dilaksanakan...

Lemari Es Kirei Sakura, Lengkapi...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) - PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) kembali meluncurkan produk baru, yakni lemari es Kirei III. Ini adalah produk baru kedua yang diluncurkan...

4.500 Rumah di Jambi Terima...

PropertiTerkini.com, (JAMBI) – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali menyalurkan program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun...

Dua Bulan Anjlok, Penjualan Produk...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Wabah virus Corona atau COVID-19 berdampak besar pada anjloknya bisnis elektronik Indonesia. Penjualan produk PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) juga mencatat...

Srimaya Commercial, Cocok Bagi Startup,...

PropertiTerkini.com, (BEKASI) – PT Summarecon Agung Tbk akan meluncurkan produk terbaru sebagai kawasan komersial ekonomis, yakni Srimaya Commercial. Ruang usaha dalam kawasan perumahan Srimaya...

Sudah Siapkan Rumah untuk 3...

PropertiTerkini.com, (JAKARTA) – Sebagian anak muda atau milenial mungkin akan lebih mengutamakan kesenangannya, seperti traveling atau berbelanja. Itu tidak salah. Namun pentingnya juga berpikir...