Triniti Rilis Facilitated Office Residence, Hampir Serupa dengan SOHO

0
Facilitated Office Residence
Bong Chandra Founder Triniti Land (ketiga kiri), Rudy Hartono Direktur Operasi I Wika Gedung (keempat kiri) dan Chief Executive Officer Triniti Land Ishak Chandra (kelima kiri, memberikan keterangan kepada media di Marketing Gallery Collins Boulevard, Kota Tangerang, Sabtu (28/9/2019)./ Foto: Wan

Facilitated Office Residence atau FOR dihadirkan dalam superblok Collins Boulevard. FOR hanya sebanyak 51 unit yang dijual mulai Rp2 miliar.

PropertiTerkini.com – Tinggal dan bekerja dalam satu area tentu lebih praktis bukan? Konsep properti semacam Small Office Home Office (SOHO) ini memang tengah diminati, terutama oleh startup atau profesional muda yang menghendaki kepraktisan.

Baca Juga: One Parc Puri Punya Konsep WOHO yang Berbeda, Ini Keunggulannya

Alasan ini pula melatari PT Perintis Triniti Properti (Triniti Land) menghadirkan produk properti terbaru dalam proyek Collins Boulevard. Produk anyar dikenalkan sebagai FOR (Facilitated Office Residence).

Founder Triniti Land Bong Chandra menjelaskan, FOR memiliki konsep SOHO, yakni satu tempat menyatu sebagai kantor kecil maupun tempat tinggal. Meski demikian, FOR memiliki perbedaan dengan SOHO.

“Perbedaannya pada fasilitas. Ada dua fasilitas pembeda. Pertama adalah direct access parking. Kedua, FOR memiliki lobby dan koridor sendiri. Di setiap lantai terdapat business lounge sendiri,” terang Bong di Marketing Gallery Collins Boulevard, Kota Tangerang, Sabtu (28/9/2019).

Baca Juga: Mengenal “Creo”, Creative Office di Citra Towers Kemayoran

Facilitated Office Residence hanya tersedia sebanyak 51 unit. Hunian yang menyatu dengan kantor ini didesain arsitek dunia, yakni DP Architects yang juga mendesain Dubai Mall dan Singapore National Stadium DPA.

FOR memiliki ketinggian ceiling 5,6 meter dengan 2 level mezzanine. FOR tersedia dalam beberapa tipe, seperti tipe A seluas 85 meter persegi (semi gross), tipe B 81 meter persegi (semi gross) dan tipe C seluas 57 meter persegi (semi gross). FOR dijual mulai Rp2-3 miliar.

Bong yakin, Facilitated Office Residence ini akan terserap pasar dengan segera, apalagi melihat market 3.000 kepala keluarga yang bakal mendiami 3 residential towers di Collins Boulevard.




Baca Juga: Triniti Land Bawa Aura Melbourne ke Collins Boulevard Serpong

“Target utama kami adalah para startup founders. Biasanya mereka punya dilema. Mau beli rumah dahulu, apartemen atau kantor dahulu. Sehingga inilah pilihan mereka yang paling efektif. Tinggal dan bekerja di satu lokasi yang sama,” terang Bong.

Lanjutkan Pembangunan

Dalam kesempatan yang sama, Triniti Land juga menandatangani kerja sama dengan PT Wijaya Karya (Wika) Gedung Tbk sebagai kontraktor utama dari proyek mixed use Collins Boulevard.

Wika Gedung akan membangun kawasan superblok Collins Boulevard, yang terdiri dari tiga residential tower, Panin Bank Tower, 4 stars hotel, dan lifestyle mall di kawasan seluas 1,6 hektar. Sebelumnya, pekerjaan tahap pondasi sudah dilakukan selama 6 bulan oleh Indopora.

Baca Juga: Core Cipete di Titik Nol Stasiun MRT Cipete, Mulai Rp1 Miliar

“Wika Gedung akan menyelesaikan pekerjaan ini selama 25 bulan atau sekitar 750 hari kalender. Ruang lingkup pengerjaan meliputi 32 lantai yang meliputi 1 basement, 7 lantai podium dan 24 apartemen,” terang Direktur Operasi I Wika Gedung Rudy Hartono.

Nilai kontrak proyek ini adalah sebesar Rp285 miliar (net). Adapun total kontrak Wika Gedung dari berbagai proyek yang ditangani hingga September telah mencapai Rp5,4 triliun.

Bong optimis melalui kontraktor Wika Gedung, pengerjaan proyek tersebut dapat berjalan sesuai waktu yang ditargetkan.

“Di tengah situasi industri properti yang masih tertekan, perang dagang, dan dan lainnya, Triniti Land komitmen selesaikan tepat waktu dan memberikan delivery yang lebih dari ekspektasi,” ungkap Bong.

Baca Juga: Dikeola Layaknya Apartemen Plus, CitraGarden Puri Jakarta Barat ‘Diserbu’ 1.200 Pembeli

Hingga saat ini, Triniti Land telah berhasil melakukan penjualan sebanyak 350 unit apartemen Collins. Efektif penjualan terhitung mulai Maret 2019 lalu.